Sun. Sep 20th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Waduh! Kasus Terbaru di Landak dan Sintang, Sebaran Covid-19 di Kalbar Meluas

2 min read
Sebaran Covid-19 di Kalbar Meluas
HeloBorneo.com – Ilustrasi: sampel tes darah virus corona covid-19 (Foto: diy13/Shutterstock)

PONTIANAK | Sebaran covid-19 di Kalbar meluas. Hal ini terungkap dari pengumuman perkembangan kasus terbaru terkait virus mematikan  itu.

Berdasarkan data terbaru, sebaran covid-19 di Kalbar meluas. Keberadaan pasien positif covid-19 di Provinsi Kalimantan Barat ini semakin merata. Terdapat hampir di 14 kabupaten dan kota seiring penambahan kasus baru per Rabu (29/4/2020).

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, ada dua daerah yang semula nol kasus kini sudah ada pasien positif COVID-19.

Sintang dan Landak

Dua daerah tersebut yakni Kabupaten Sintang dan Landak. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson mengatakan, Kalbar mencatat ada penambahan tujuh kasus konfirmasi positif covid-19. Semuanya merupakan klaster dari jemaah SF.

Tujuh orang ini terdiri dari empat kasus merupakan hasil pemeriksaan Lab RS Untan dan tiga kasus konfirmasi dari pemeriksaan swab di Jakarta. Ketujuh orang itu terdiri dari 3 di Pontianak, 2 di Sintang, Kubu Raya 1 orang yang dirawat di Soedarso dan 1 orang di Landak.

Dengan adanya penambahan tujuh kasus tersebut, maka saat ini di Kalbar terdapat 58 kasus positif covid-19.

Rincian daerah yang di Kalbar yang ada kasus konfirmasi positif covid-19:
1. Kota Pontianak sebanyak 31 kasus
2. Kota Singkawang sebanyak 5 kasus
3. Kabupaten Mempawah masih nol kasus
4. Kabupaten Bengkayang masih nol kasus
5. Kabupaten Sambas sebanyak satu kasus
6. Kabupaten Landak sebanyak satu kasus (baru)
7. Kabupaten Sanggau sebanyak satu kasus
8. Kabupaten Kubu Raya sebanyak empat kasus
9. Kabupaten Kayong Utara sebanyak satu kasus
10. Kabupaten Ketapang sebanyak 11 kasus
11. Kabupaten Sekadau masih nol kasus
12. Kabupaten Melawi masih nol kasus
13. Kabupaten Sintang sebanyak dua kasus (baru)
14. Kabupaten Kapuas Hulu sebanyak satu kasus

Harisson mengatakan, sesuai arahan dari Gubernur Kalbar, pihaknya akan meningkatkan penelusuran terhadap pasien positif. Karena terbukti sudah terjadi transmisi lokal yang cukup tinggi hingga membentuk kluster dengan jumlah yang terus bertambah. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares