22 January, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Terminal Kota Putussibau Kumuh, Ternyata Dana Pemeliharaannya Segini

2 min read
terminal kota putussibau
HeloBorneo.com – Kondisi terminal kota Putussibau di pusat Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat terlihat sangat memprihatinkan. (Foto ANTARA/Timotius)

PUTUSSIBAU | Terminal Kota Putussibau sangat memprihatinkan. Kondisinya terlihat kumuh dan sangat tidak representatif sebagai terminal di ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalbar ini.

Ironisnya, terminal Kota Putussibau Tipe C yang berada di pusat Kota Putussibau ini hanya memperoleh dana pemeliharaan yang sangat minim. Diketahui, terminal kota ini hanya mendapat anggaran pemeliharaan sebesar Rp2 juta untuk tahun 2021.

Padahal, menurut penuturan Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kapuas Hulu Hemni Sukmana,, pihaknya telah mengusulkan rehabilitasi dan penataan terminal sejak tahun 2019.

“Kami mengusulkan sejak Tahun 2019, agar terminal itu di rehab dan ditata dengan baik, tetapi tidak di setujui DPRD Kapuas Hulu, bahkan hanya di setujui dana pemeliharaan tahun ini sebesar Rp2 juta,” ujarnya di Putussibau Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, sebagaimana dilansir dari Antara, Jumat (8/1/2021).

Dana pemeliharaan terminal Kota Putussibau turun dibanding tahun lalu

Lebih miris lagi, dana pemeliharaan tahun 2021 yang sudah minim itu ternyata lebih sedikit ketimbang dana pemeliharaan tahun sebelumnya.

Hemni menjelaskan, Tahun 2020 lalu dana pemeliharaan terminal Kota Putussibau sebesar Rp3,5 juta, hanya digunakan untuk menebas rumput dan pemeliharaan lainnya.


terminal kota putussibau
HeloBorneo.com – Suasana terminal kota Putussibau. (Foto: ANTARA/Timotius)

Lebih lanjut, Hemni mengatakan bahwa usulan untuk rehabilitasi dan penataan terminal itu tidak mendapatkan persetujuan karena dianggap masih banyak pembangunan lain yang lebih membutuhkan anggaran.

“Terminal itu masih di gunakan oleh beberapa armada transportasi darat seperti bis ke kecamatan, hanya memang untuk angkutan umum dalam kota tidak ada lagi, karena rata-rata orang menggunakan kendaraan sendiri,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat juga memahami kondisi tersebut, karena memang Dinas Perhubungan Kapuas Hulu telah berupaya mengusulkan, namun keterbatasan anggaran dan masih ada yang dianggap lebih penting, sehingga usulan tidak disetujui.

“Semoga di tahun mendatang, terminal Kota Putussibau itu mendapatkan persetujuan anggaran agar dapat di tata karena memang terminal itu berada di pusat Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu,” kata Hemni. (Sumber: Antara)(*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares