Sat. Jul 11th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Terapkan New Normal, Masyarakat Kalbar Wajib Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

2 min read
terapkan new normal
HeloBorneo.com – Ilustrasi new normal (HB)

PONTIANAK | Kalbar segera terapkan new normal. Hal ini perlu diikuti oleh kesadaran penuh masyarakatnya untuk mematuhi protokol kesehatan covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyatakan dengan diterapkannya normal baru oleh pemerintah maka masyarakat Kota Pontianak khususnya harus tetap disiplin sesuai protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun, dan jaga jarak dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran covid-19.

Menurut Sidiq Handanu, disiplin adalah kunci keberhasilan dalam menjalani tatanan normal baru ini. “Normal baru kalau menurut saya adalah pertarungan yang cukup berat. Bilamana masyarakat disiplin, maka hidup produktif dengan covid-19 yang aman. Tetapi apabila tidak disiplin maka akan terjadi seleksi alamiah,” kata Sidiq Handanu di Pontianak, Jumat (12/6/2020).

Terapkan New Normal, Waspada Seleksi Alamiah

terapkan new normal
HeloBorneo.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Kalbar, Sidiq Handanu. (Foto: ist/Antara)

Lebih lanjut, Sidiq menjelaskan, seleksi alamiah yakni “herd immunity”. Artinya, orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh kuat akan aman. Sementara yang lemah akan sakit. Tetapi bukan berarti harus di rawat di rumah sakit.

Menurutnya, normal baru memang harus dilaksanakan, tapi harus dengan penuh kedisiplinan. “Sehingga normal baru memang harus dilaksanakan, tetapi harus diikuti oleh kedisiplinan oleh semua masyarakat dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran pandemi covid-19,” tegas Sidiq.

Dalam hal ini, menurut Sidiq, masyarakat harus mau dalam upaya pencegahan penyebaran pandemi COVID-19, tetapi kalau masyarakat tidak mau ambil bagian, maka bisa akan jadi seleksi alamiah karena sudah dilakukan pelonggaran semua bidang.

“Sehingga gelombang kedua pandemi COVID-19 di Kota Pontianak dan Indonesia umumnya tidak akan terjadi apabila masyarakat saat penerapan normal baru, tetap tertib dalam penerapan protokol kesehatan, seperti selalu menggunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun dan jaga jarak,” ungkapnya.

Surat Edaran Terapkan New Normal

Sebelumnya, Pemerintah Kota Pontianak, telah menerbitkan surat edaran pedoman terapkan new normal bagi pelaku usaha yang sudah mulai beroperasi kembali setelah tidak melakukan aktivitas selama tiga bulan sebagai dampak pandemi covid-19.

“Surat edaran pedoman normal baru itu, Nomor 34/EKON-SDA/2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pedoman Normal Baru Aktivitas Sektor Perdagangan dan Jasa (pada area publik) dalam mendukung keberlangsungan usaha pada masa pandemi COVID-19 di Kota Pontianak,” kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengomentari surat edaran terapkan new normal di Kalbar.

Ia menegaskan, bagi pengelola usaha yang tidak mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan, Pedoman Normal Baru Sektor Perdagangan dan Jasa, akan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti penutupan sementara hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Sebagaimana surat edaran tersebut, lanjut Edi, diatur berbagai persyaratan operasional bagi tempat-tempat usaha perdagangan dalam terapkan new normal. Mulai dari kebersihan area usaha, penyediaan fasilitas cuci tangan, penyediaan masker, sarung tangan dan face shield bagi karyawan atau pekerja, melakukan pengecekan suhu badan terhadap pengunjung, mewajibkan pengunjung mengenakan masker, melakukan pembatasan jarak minimal 1,5 meter, mencegah terjadinya kerumunan, serta pembatasan jam operasional hingga pukul 22.00 WIB setiap harinya. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

 

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: