22 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Sutarmiji Ajak Cendekiawan Dayak Bantu Tingkatkan IPM Kalbar

Sutarmiji ajak cendekiawan Dayak ikut turun tangan membangun kualitas manusia di Provinsi Kalbar dalam seminar yang diadakan Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (DPN ICDN).

_____________________________________________

Cendekiawan dayak
HeloBorneo.com — Gubernur Kalbar, Sutarmidji. (Foto: Biro Adpim Setda Prov. Kalbar)

 

PONTIANAK | Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., mengajak Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) untuk berkomitmen bersama Pemerintah Provinsi Kalbar dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di berbagai bidang prioritas. Hal tersebut disampaikan pada Seminar dalam rangka Hari Ulang Tahun II Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (DPN ICDN) di Aula IKIP PGRI Pontianak, Sabtu (13/2/2021).

“Sumber daya manusia (Kalbar) dilihat dari IPM paling rendah se-Kalimantan, dan ini harus kita pacu. Pacunya gampang, yaitu bagaimana meningkatnya lamanya orang belajar,” ungkapnya di hadapan peserta seminar.

H. Sutarmidji menambahkan selain masalah tersebut, masalah perekonomian dan kesehatan juga harus diperhatikan. Oleh karenanya, daerah kabupaten/kota juga diminta dapat berkontribusi dalam meningkatkan IPM Kalbar.

“IPM Kalbar merupakan cerminan dari daerah-daerah. Kalau nasional sudah 70, sementara di daerah masih 62,” kata dia.

Peningkatan IPM di Kalbar rata-rata 0,8 per tahun. H. Sutarmidji meminta agar daerah memahami betul kontribusinya dalam meningkatkan IPM Kalbar.

Seminar Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional terselenggara dengan tujuan agar masyarakat Dayak, khususnya di Kalbar, memahami betul dan mengerti perannya dalam mendukung pembangunan nasional. Peran masyarakat Dayak, khususnya insan intelektual, dinilai sangat penting untuk membantu pemerintah dalam memacu peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan demikian, IPM Provinsi Kalbar diharapkan dapat meningkat dengan pesat. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •