25 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Mahendrawan Optimistis Sektor Pertanian Kubu Raya Meningkat di Tengah Pandemi

sektor pertanian kubu raya
HeloBorneo.com – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyerahkan bantuan mesin pertanian kepada petani belum lama ini (Foto: Antara/Rendra Oxtora)

 

KUBU RAYA | Sektor pertanian Kubu Raya diperkirakan tetap mengalami peningkatan di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga kini.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengaku optimistis produktivitas pertanian di kabupaten yang terletak di Provinsi Kalbar ini akan tetap meningkat pada tahun 2021 dan tidak terpengaruh oleh pandemi COVID-19.

Sebagaimana dilansir dari Antara, Muda Mahendrawan di Sungai Raya, Jumat (29/1/2021) optimis bahwa sektor pertanian Kubu Raya tetap meningkat tahun ini.

“Dengan dukungan dari banyak pihak dan sistem kepong bakol yang kita terapkan, saya yakin pertanian kita bisa terus meningkat hasilnya dan tidak terpengaruh pada pandemi COVID-19,” kata Muda.

Sektor pertanian Kubu Raya telah menjadi pilot project sejak 2020

Lebih lanjut, Muda menyatakan, sejak tahun 2020 lalu, Kabupaten Kubu Raya yang dipimpinnya sudah menjadi pilot project penerapan peran teknologi di bidang pertanian. Nantinya konsep ini juga dikembangkan di desa potensi-potensi pertanian lainnya Provinsi Kalbar.

“Ini diarahkan untuk pengembangan sistem industri 4.0 basisnya adalah internet, sehingga saat ini kami bekerja sama BI Kalbar dan Infokom yang akan fokus ke wilayah-wilayah potensial yang masih blank spot,” tutur dia.

________________________________________

Berita lainnya seputar pertanian:

________________________________________

 

Dia menambahkan, penduduk pedesaan mayoritas berprofesi sebagai petani, sehingga sentuhan program berbasis sektor pertanian Kubu Raya harus semakin digalakkan di desa-desa.

Harapannya, perkembangan dan kemajuan sektor pertanian Kubu Raya mampu memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di wilayah pedesaan.

“Hal ini tentunya harus dilakukan secara sistematis, terencana, dan bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi dan informasi yang ada, petani diharapkan dapat diberdayakan, sehingga tujuan pembangunan dapat dicapai. Ini yang akan kita matangkan lagi di tahun 2021 ini tentu dengan berbagai pembenahan yang ada,” kata Muda.

Seperti diketahui, pemerintah Kabupaten Kubu Raya pada tahun lalu bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalbar akan memaksimalkan potensi pertanian melalui program peningkatan pertanian berbasis digital farming. Diterapkan pertanian berbasis digital ini, menjadikan Kubu Raya sebagai kabupaten satu-satu di Pulau Kalimantan.

________________________________________

Berita lainnya seputar Kabupaten Kubu Raya:

________________________________________

Untuk meningkatkan produksi padi di Kabupaten Kubu Raya, BI telah menyediakan dua alat pemancar yang dipasang di hamparan lahan padi seluas 100 hektare, yang mana setiap satu alatnya diperuntukkan untuk 50 hektare hamparan lahan dan Kubu Raya merupakan Kabupaten pertama di Pulau Kalimantan yang menerapkan pertanian berbasis digital farming ini. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares