13 May, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Cegah Lonjakan COVID-19, Wali Kota Pontianak Tegas Larang ASN Mudik

3 min read

Cegah Lonjakan COVID-19, Wali Kota Pontianak Edi Kamtono dengan tegas menerapkan larangan mudik bagi ASN pada lebaran tahun ini.

_____________________________________________

Cegah Lonjakan COVID-19, Pontianak
Cegah Lonjakan COVID-19, Wali Kota Pontianak Edi Kamtono dengan tegas menerapkan larangan mudik bagi ASN pada lebaran tahun ini. | HeloBorneo.com — Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. (ANTARA/Sucia Lucinda)

 

PONTIANAK | Sebagai upaya cegah lonjakan kasus COVID-19 di ibu kota provinsi Kalbar, dan juga wilayah lain di Kalbar pada umumnya, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak dilarang mudik pada Lebaran tahun 2021 ini.

Sebagaimana dilansir dari Antara, Jumat (30/4/2021), Edi Rusdi Kamtono di Pontianak mengatakan perihal larangan terhadap para ASN tersebut.

“Secara tegas pemerintah melarang bagi ASN untuk mudik dalam mencegah lonjakan kasus COVID-19 setelah Lebaran nanti,” ujar Edi Rusdi Kamtono.

Lebih lanjut, Edi mengatakan, salah satu faktor terjadinya lonjakan COVID-19 karena biasanya menjelang Lebaran Idul Fitri akan banyak masyarakat yang akan mudik ke daerahnya masing-masing. Pada saat itu ada kemungkina penularan virus melalui orang-orang tanpa gejala (OTG) tapi mengidap virus tersebut.

Guna cegah lonjakan COVID-19 akibat hal itu, menurut Edi, pihaknya bersama instansi terkait memang mensosialisasikan agar masyarakat di Kota Pontianak dapat menahan diri dulu untuk mudik guna mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus tersebut.

Cegah lonjakan COVID-19 dengan selalu menerapkan prokes

Edi mengimbau kepada masyarakat di Pontianak agar tetap berhati-hati dan selalu menjaga protokol kesehatan, seperti rajin cuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker dan jaga jarak.

Dia menambahkan, terkait dengan larangan mudik hanya berlaku bagi ASN saja, sedangkan untuk warga hanya perlu diimbau dan selalu diingatkan tentang penerapan protokol kesehatan, dan yang penting pastikan keadaan sehat dan punya bukti hasil tes usap bahwa negatif COVID-19.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kalbar, Ignasius IK mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait seperti BPTD WIL IVX Kalbar, KSOP II, dan bandara akan menyiapkan posko pemantauan kegiatan arus mudik Lebaran tahun ini, untuk mencegah masyarakat melakukan mudik.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya posko itu ada di pelabuhan, Terminal ALBN, dan Bandara, di mana semua pihak yang terlibat ikut serta untuk pemantauan aktivitas mudik, termasuk keikutsertaan TNI-Polri di mana untuk kewenangan sesuai dengan masing-masing instansi,” katanya.

Ia menjelaskan pemerintah memiliki alasan kuat mengeluarkan aturan untuk meniadakan mudik pada Lebaran tahun ini, antara lain untuk menekan lonjakan kasus COVID-19, sehingga ia berharap edaran yang dikeluarkan itu ditaati para pemudik.

Seperti diketahui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengeluarkan surat edaran nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik hari raya Idul Fitri tahun 2021, dan upaya pengendalian penyebaran COVID-19. Peniadaan mudik itu dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. “Kami mengikuti kebijakan nasional,” kata Ignasius.

Pengecualian mudik dengan syarat ketat

Dalam surat edaran nomor 13 tahun 2021 itu juga dijelaskan perihal pengecualian mudik. Hal itu diberikan kepada kendaraan distribusi logistik atau pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik.

Antara lain, bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal dunia, ibu hamil yang didampingi oleh satu anggota keluarga dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

Namun, untuk pelaksanaannya pelaku perjalanan perlu memenuhi persyaratan yang berlaku. “Pelaku perjalanan orang lintas kota atau kabupaten, provinsi atau negara, wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis atau surat izin keluar masuk sebagai persyaratan,” tukas Ignasius. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares