22 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika, Pemkot Pontianak dan BNN Gencarkan Ini

Upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika terus digencarkan. Pihak Pemkot Pontianak dan BNN bekerja sama dengan melakukan pemberantasan barang haram itu di lingkungan masyarakat wilayah kota Pontianak, Kalbar.

_____________________________________________

pencegahan dan pemberantasan narkotika, pontianak, kalbar
Upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika terus digencarkan. Pihak Pemkot Pontianak dan BNN bekerja sama dengan melakukan pemberantasan barang haram itu. | HeloBorneo.com — Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat dan Badan Narkotika Nasionak Pontianak gencarkan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). (Foto: Antara/Nuritasya)

 

PONTIANAK | Pemerintah Kota Pontianak dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak menggencarkan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di lingkungan masyarakat wilayah kota setempat.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kalbar. mengatakan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika melalui kegiatan P4GN ini menindaklanjuti Inpres.

“Kegiatan P4GN ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika tahun 2020-2024,” katanya, Rabu (24/3/2021).

Program Lurah bersinar dukung Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika

Sebagai upaya mendukung pencegahan dan pemberantasan narkotika di kota yang dia pimpin itu, Edi Rusdi Kamtono menyebutkan akan membentuk “Lurah Bersinar” dengan bertujuan menjadikan kelurahan di Kota Pontianak bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Nanti kami juga akan membentuk Lurah Bersinar dan diharapkan setelah itu kelurahan tersebut bebas dan bersih dari narkoba,” kata dia.

Ia juga menyampaikan akan terus berkoordinasi dengan BNN, Aparat Keamanan TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, para penggiat narkoba, dan juga relawan untuk bersama-samaterus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di Kota Pontianak.

“Kalau hal tersebut dilakukan bersama-sama, itu dapat mempersempit ruang gerak dari pelaku maupun pengguna,” imbuhnya.

Edi Kamtono juga mengatakan Kota Pontianak masih cukup rawan terjadi penyalahgunaan narkoba. “Pontianak masih rawan penyalahgunaan narkoba, baik dijadikan sebagai tempat transit narkoba maupun juga penggunaan narkoba itu sendiri,” tambahnya.

Selain itu, Edi Kamtono juga menanggapi perihal pengguna narkoba yang juga merambah di kalangan anak-anak di bawah umur.

“Kami juga melibatkan para orang tua, para guru, termasuk juga masyarakat sekitar untuk mengawasi anak-anak di lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat,” tambahnya. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 10
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    10
    Shares