12 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Pencarian Korban Belasan KM Tenggelam di Perairan Kalbar Hingga 23 Juli

Operasi pencarian korban musibah belasan KM tenggelam di perairan kalbar terus diupayakan. Sayangnya upaya tersebut masih terkendala cuaca sekitar yang kurang bersahabat.

belasan KM tenggelam di perairan kalbar, musibah kapal tenggelam, kalbar
Operasi pencarian korban musibah belasan KM tenggelam di perairan kalbar terus diupayakan, namun terkendala cuaca kurang bersahabat. | HeloBorneo.com — Operasi Gabungan Pencarian dan Pertolongan terhadap korban tenggelamnya 18 kapal motor. Tampak sejumlah prajurit TNI AL membawa satu kantung jenazah awak kapal yang berhasil ditemukan KRI Kerambit di dermaga Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (20/07/2021). (Foto: ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)

 

PONTIANAK | Belasan KM tenggelam di perairan Kalbar akibat cuaca buruk. Badai yang menghantam perairan Kalimantan Barat telah menelan belasan Kapal Motor (KM) tenggelam. Dimana 9 orang dilaporkan tewas dan 46 nelayan hilang.

Sebagai informasi, badai terjadi pada Rabu (14/7/2021) dini hari. Kapal yang dilaporkan hilang dan terbalik berada di perairan Kabupaten Sambas, Kabupaten Kubu Raya dan perairan Muara Jungkat, Kabupaten Mempawah.

Kepala Dinas Penerangan Koarmada I TNI AL Letkol Laut (P) La Ode M. Holib dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, pukul 19.45 WIB. mengatakan bahwa operasi penyelamatan musibah yang terjadi akibat cuaca buruk di perairan Kalimantan Barat itu resmi diperpanjang hingga tiga hari ke depan.

“Operasi pencarian diperpanjang sampai tiga hari ke depan hingga 23 Juli,” kata La Ode, sebagaimana dilansir dari Antara.


belasan KM tenggelam di perairan kalbar, musibah kapal tenggelam, kalbar
HeloBorneo.com — Dua petugas mengangkat terpal untuk menutupi dua kantung jenazah awak kapal tenggelam yang berhasil dievakuasi KRI Kerambit-627 saat tiba di dermaga Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (20/07/2021). (Foto: ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)

 

Belasan KM tenggelam di perairan Kalbar akibat cuaca buruk

Sebelumnya, operasi pencarian telah berlangsung selama tujuh hari. Operasi ini dilakukan setelah dilaporkan 17 kapal hilang, terdampar, hingga tenggelam akibat cuaca buruk pada 13 Juli lalu di perairan Muara Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Untuk korban yang masih belum ditemukan sampai sejauh ini berjumlah 33 orang. Sementara yang telah ditemukan berjumlah 105 orang terdiri dari 83 orang ditemukan selamat dan 22 orang dalam keadaan meninggal dunia.

TNI AL sendiri merupakan salah satu unsur SAR gabungan dalam upaya pencarian korban. Dalam dua hari terakhir (19-20 Juli), TNI AL berhasil mengevakuasi delapan korban yang terdiri dari dua korban selamat dan enam orang meninggal dunia.

Tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), dua pesawat udara patroli maritim dan sejumlah Kapal Angkatan Laut (KAL) serta ratusan personel dikerahkan dalam pencarian yang digelar Basarnas tersebut.

KRI yang dilibatkan, yakni KRI Kerambit-627, KRI Clurit-641, dan KRI Usman Harun-359 dengan dukungan KAL Lemukutan dan KAL Sambas. Sementara pesawat udara intai maritim yang dikerahkan terdiri dari pesawat CN235 P-8305 dan Cassa MPA P-8203. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 139
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    139
    Shares