1 October, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Karolin Natasha Dorong Guru Cepat Beradaptasi Dengan Kemajuan Teknologi

2 min read
Bupati Landak Karolin Margret (kanan), berkesempatan menyapa dan memberikan ucapan selamat pada sejumlah guru usai memimpin upacara peringatan HUT ke-74 PGRI sekaligus peringatan Hari Guru Nasional di halaman Kantor Camat Mandor, Senin (25/11/2019). (Foto: ANTARA/HO)

PONTIANAK | Peringatan Hari Guru Nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas guru sebagai pendidik dan pengajar generasi penerus bangsa.

Bupati Landak, Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa mengatakan agar para guru di Landak agar senantiasa selalu cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi masa kini. Selain itu, agar selalu terbuka untuk menerapkan pola baru dalam mengajar yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan.

Dalam kesempatan memimpin upacara Peringatan HUT ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus peringatan Hari Guru Nasional yang berlangsung di halaman Kantor Camat Mandor, Senin (25/11/2019), Bupati Landak ini menegaskan perlunya cepat beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

“Di era digital dengan lompatan teknologi yang sangat cepat ini menuntut kita untuk cepat beradaptasi dengan semua yang ada. Termasuk para guru, juga dituntut untuk cepat beradaptasi dengan perubahan yang ada, jangan sampai kalah dari murid dalam penggunaan teknologi,” ujar bupati berparas cantik ini sebagaimana dilansir dari Antara.

Perubahan Mulai Dari Hal Kecil

Bupati Landak ini juga turut membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim.

Para guru agar mulai melakukan perubahan mulai dari hal kecil demi memajukan pendidikan di Indonesia, demikian Karolin menyampaikan pesan dalam upacara tersebut. “Perubahan tidak bisa dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Besok, dimanapun anda berada lakukan perubahan kecil, mulai di kelas,” pesannya. Pentingnya perubahan di bidang pendidikan dimulai dari hal kecil. Hal itu diyakini mampu membawa membawa perubahan ke arah lebih baik bagi pendidikan Indonesia, khususnya di Kabupaten Landak.

“Apapun perubahan kecil itu jika setiap guru melakukan secara serentak maka kapal besar bernama Indonesia Ini pasti akan bergerak,” tegasnya.

Salah satu contoh perubahan itu, yaitu dengan menerapkan pola baru dalam belajar mengajar, seperti memberi kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas. Karolin menyampaikan pentingnya seorang guru mulai mempelopori hal tersebut. Dimulai dari diskusi kelas, berlanjut ke kegiatan bakti sosial.

Guru juga ditekankan untuk memantau pengembangan bakat siswa. Caranya, agar guru dapat membantu menemukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. dan tidak lupa agar saling peduli terhadap guru-guru lainnya, seperti menawarkan bantuan kepada guru yang sedang dilanda kesulitan.

Karolin pun mengungkapkan harapannya agar Mendikbud Nadiem Makarim dapat mengemban tugasnya, membawa perubahan besar ke arah yang lebih baik bagi dunia pendidikan Indonesia. “Mudah-mudahan kepemimpinan Mendikbud yang baru ini dapat memberikan perubahan besar bagi dunia pendidikan kita ini,” pungkasnya. (*) [HeloBorneo.com]

 

 

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *