13 May, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Karolin Margret Natasa Resmikan 4 Jembatan Gantung Senilai Rp13 Miliar di Landak

2 min read

Bupati Landak Karolin Margret Natasa resmikan 4 jembatan gantung. Keempat jembatan gantung itu berlokasi di empat desa yang terletak di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.

_____________________________________________

Karolin Margret Natasa, Bupati Landak
Bupati Landak Karolin Margret Natasa meresmikan 4 jembatan gantung yang berlokasi di empat desa yang terletak di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. | HeloBorneo.com — Usai peresmian jembatan, Bupati Landak Karolin melakukan peninjauan. (Foto: Ist)

 

LANDAK | Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 Cornelis meresmikan empat (4) jembatan gantung besi senilai Rp13 miliar yang berada di Desa Kampet, Desa Sungai Kelik, Desa Angkangin dan Desa Sekendal.

“Peresmian empat jembatan ini dipusatkan di Desa Kampet secara simbolis dengan total anggaran Rp13 milyar yakni untuk jembatan gantung Kampet dengan biaya Rp2,4 milyar, jembatan gantung Sungai Kelik Rp3,4 milyar, jembatan Angkangin Rp5,2 milyar, dan jembatan gantung Sekendal Rp2 milyar,” kata Karolin di Ngabang, Jumat.

Menurut dia, pembangunan 4 jembatan tersebut merupakan hasil gotong royong antara Pemerintah Kabupaten Landak dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes).

“Ini gotong royong pembangunannya, sebagian dari pemerintah pusat melalui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dan sebagian lagi dari Pemerintah Kabupaten Landak sehingga pembangunan ini dibangun secara bertahap, sekarang sudah Saya resmikan dan bisa digunakan masyarakat,” tuturnya.


Karolin Margret Natasa, Bupati Landak
HeloBorneo.com — Bupati Landak Karolin menandatangani prasasti peresmian jembatan (Istimewa)

 

Karolin Margret Natasa minta masyarakat ikut memelihara jembatan

Bupati Landak mengatakan bahwa jembatan lama di Desa Kampet tersebut merupakan jembatan gantung kayu yang dibangun pada tahun 2003 di masa Bupati Landak Cornelis, baru pada tahun 2020 di masa Bupati Landak Karolin Margret Natasa jembatan gantung besi bisa dibangun di Desa Kampet.

Untuk itu Bupati Karolin meminta masyarakat agar dapat menjaga serta merawat jembatan yang sudah ada tersebut.

“Jadi dijaga ya, jangan dirusak. Karena kalau ini tidak dijaga yang umur jembatannya bisa bertahan sampai 20 tahun pasti tidakakan sampai, selain itu masih banyak daerah kita yang masih minim pembangunan dan oleh karena itu apabila jembatan ini awet kita bisa melakukan pembangunan di tempat yang lain,” katanya.
Bupati Landak Karolin menandatangani prasasti peresmian jembatan (Istimewa)

Di tempat yang sama, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Kalimantan Barat 1 Cornelis menjelaskan bahwa tugas dan fungsi DPR RI adalah mengawasi pembangunan di daerah serta mendukung pembangunan di daerah dengan melakukan sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.

“Kami di DPR RI mengawasi semua kegiatan pemerintah yang ada di dapil masing-masing, Nah Landak ini dapil Saya sehingga Saya kesini melihat pembangunan yang ada disini. Berarti dana DAK, APBD dan lain-lain itu terwujud dengan benar dan nyata, sehingga Kami memberikan dukungan dan semangat,” kata Cornelis. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares