30 September, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Kalbar, Papua, Jambi dan Sumbar Masuk Wilayah Prioritas Pencegahan Virus Corona

2 min read
HeloBorneo.com – Ilustrasi: Bandar Udara Internasional Supadio, Kalbar. (ist)

PONTIANAK | Pemerintah tetapkan beberapa wilayah prioritas pencegahan virus Corona. Kalbar menjadi salah satunya. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan pun segera melakukan pengecekan ke tempat-tempat prioritas tersebut.

Kemenkes RI diwakili oleh Staff Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan,  meninjau langsung Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara dan Rumah Sakit Sudarso Guna Kesiapsiagaan Virus Corona, Senin (27/1/2020).

Peninjauan dilakukan pertama kali di KKP Bandara dengan memperlihatkan serta mempraktikan alat pengukur kesehatan pendeteksi Virus Corona. Jadi ada dua alat yang digunakan yaitu Skin temperatur dan termometer tembak

Muhammad Subuh mengatakan ada empat wilayah prioritas untuk pencegahan virus Corona yakni di Kalbar, Papua, Jambi , dan Sumbar. Hal ini dilihat dari pintu masuk di wilayah tersebut dan kunjungan wisatawan.

“Berdasarkan data yang masuk pendatang atau kunjungan warga Tiongkok di Kalbar lebih banyak dibandingkan kunjungan ke Bali,” ujarnya, dilansir dari Tribun, Selasa (28/1/2020).

Virus Corona Bisa Menular Pada Masa Inkubasi

HeloBorneo.com – Staff Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan, Muhammad Subuh meninjau langsung Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara dan Rumah Sakit Sudarso Guna Kesiapsiagaan Virus Corona, Senin (27/1/2020). (Foto: Tribunpontianak/Anggita Putri)

Lebih lanjut, Muhammad subuh mengatakan untuk virus corona pada masa inkubasi tanpa gejala juga bisa menularkan virus tersebut. “Masa inkubasi 14 hari tetapi dalam masa itu dia bisa menular maka terjadi percepatan . Masa inkubasi orang belum sakit dan belum ada apa-apa tapi bisa menularkan. Jadi sejak masuk kuman lalu sakit sampai 14 hari disebut masa inkubasi,” pungkasnya.

Arahan Gubernur Kalbar

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menuturkan guna mengantisipasi wabah virus corona di Kalimantan Barat, bersama stake holder terkait sudah menempatkan petugas-petugas di pintu masuk bandara dan tempat lainnya berpotensi terjadi alur keluar masuk dari luar kota maupun negara lain.

“Memang sampai sekarang, kita tidak ada penerbangan langsung di pusat endemiknya, Wuhan. Namun, bukan berarti kita tidak waspada, sudah kita antisipasi,” ujarnya, Senin (27/1/2020).

Bahkan, saat perhelatan Cap Go Meh di Singkawang, Midji memastikan bersama pihak-pihak terkait akan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat saat momen tersebut.

Menurut orang nomor satu di Kalimantan Barat ini, hal terpenting yang harus dilakukan masyarakat adalah menjaga pola dan kebiasaan hidup sehat. “Biasakan mencuci tangan, olahraga teratur. Ketika berinteraksi dengan orang dari luar ataupun ke luar rumah, gunakan masker,” pesannya. (*) [HeloBorneo.com


| #coronarovirus #coronavirus #viruscorona #VirusChina #2019nCoV #CoronaOutbreak #TolakSementaraTurisChina |

Bagi artikel ini
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares