22 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Harga Cabai di Pontianak Meroket, Tembus Rp124.000 per Kilo

Harga cabai di Pontianak membubung tinggi ibarat roket. Saat ini, harga per 1 kilogram cabai mencapai 124 ribu Rupiah. Hal ini dikeluhkan baik pedagang maupun pembeli.

_____________________________________________

Harga cabai di Pontianak, inflasi
Harga cabai di Pontianak membubung tinggi ibarat roket. Saat ini, harga per 1 kilogram cabai mencapai 124 ribu Rupiah. Hal ini dikeluhkan baik pedagang maupun pembeli. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: Cabai. (net)

 

PONTIANAK | Harga cabai di Pontianak terus naik. Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai rawit lokal di Kota Pontianak yang dijual di Pasar Flamboyan saat ini harganya sudah tembus Rp124.000 per kilogram.

Sebagaimana dilansir dari Antara,  Selasa (2/3/2021), lonjakan harga cabai di Pontianak ini sudah melebihi kewajaran. “Harga cabai saat ini melonjak jauh dari harga normal. Untuk cabai yang dipasok lokal Rp124.000 per kilogram dan dari luar Rp98.000 per kilogram,” ungkap Reni, seorang pedagang sayuran Pasar Flamboyan, Pontianak.

Reni menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab lonjakan harga cabai di Pontianak tersebut. Padahal, sepengetahuannya, dari sisi suplai tergolong stabil.

“Pasokan cabai sepertinya tidak ada kendala. Namun harganya masih tinggi yang kita beli dan otomatis kita juga begitu juga,” jelas Reni.


harga cabai di pontianak
HeloBorneo.com — Pedagang cabai di Pasar Flamboyan tengah melayani pembeli. (Foto: ANTARA/Dedi)

 

Harga cabai di Pontianak naik, lainnya juga

Ternyata, kenaikan harga cabai di Pontianak ini juga turut dialami oleh bawang merah. Kenaikannya tercatat dari Rp. 30.000 per kilogram menjadi Rp36.000 per kilogram.

Harga bawang putih pun ikut naik, dari normalnya seharga Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp26.000 per kilogram.

Sementara untuk komoditas ayam potong saat ini sebaliknya mengalami penurunan yang signifikan. Harga ayam semula Rp26.000 per kilogram turun menjadi Rp20.000 per kilogram.

“Sedangkan harga telur ayam justru stabil tergantung besar kecilnya telur, mulai dari harga Rp 1.500 sampai dengan Rp2.000 per butir,” kata pedagang lainnya, Maman.

Penjelasan BPS Kalbar

Berdasarkan data Pusat Statistik (BPS) Kalbar, komoditas cabai menjadi satu di antara penyumbang inflasi pada Februari 2021 setelah ikan kembung dan kangkung. Selanjutnya baru cabai rawit, daging babi, anggur, bakso ikan, popok bayi sekali pakai, jeruk, daging sapi, dan wortel.

Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada Februari 2021 adalah ikan tongkol, udang basah, daging ayam ras, sawi hijau, bawang merah, minyak goreng, telur ayam ras, kacang panjang, ikan manyung, dan tomat.

Untuk angka inflasi di Kota Pontianak sendiri pada Februari 2021 sebesar 0,09 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,16 pada Januari 2021 menjadi 106,26 pada Februari 2021. Untuk tingkat inflasi tahun kalender Februari 2021 terhadap Februari 2020 sebesar 0,81 persen. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 18
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    18
    Shares