25 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Fransiskus Diaan Imbau Masyarakat Kapuas Hulu Waspadai Varian Baru COVID-19

Varian baru COVID-19 mulai menyebar. Bupati Kapuas Hulu pun mengingatkan warganya agar mewaspadai dan mencegah penyebaran jenis baru virus corona itu.

_____________________________________________

Varian baru COVID-19
Varian baru COVID-19 mulai menyebar. Bupati Kapuas Hulu pun mengingatkan warganya agar mewaspadai dan mencegah penyebaran jenis baru virus corona itu. | HeloBorneo.com — Ilustrasi: Varian baru COVID-19 menjadi momok di masyarakat. (Foto: Pixabay/Piro4d)

 

PUTUSSIBAU | Fransiskus Diaan mengimbau masyarakat di wilayah kabupaten yang dipimpinnya mewaspadai penularan varian baru COVID-19 seperti yang terjadi di India.

Bupati Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar) itu mengatakan di Putussibau ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Rabu (28/4/2021) kemarin, terkait pentingnya kewaspadaan masyarakat saat menyinggung sudah ada 10 orang yang tertular varian baru COVID-19 itu.

“Kita mesti waspada sebaran virus corona jenis baru seperti yang terjadi di India, bahkan di Indonesia sudah ada 10 orang tertular COVID-19 jenis baru tersebut, berdasarkan keterangan Menteri Kesehatan,” ujar Fransiskus Diaan, sebagaimana dilansir dari ANTARA, Kamis (29/4/2021).

Ditegaskannya, hingga saat ini pandemi COVID-19 belum berakhir. Bahkan, munculnya varian baru COVID-19 itu ditengarai lebih ganas dari virus sebelumnya.


Berita terkait:

Corona Varian Baru, Sutarmidji Sebut Sudah Terdeteksi di Kalbar Sejak Agustus


 

Mencegah sebaran varian baru COVID-19

Menurut Fransiskus Diaan, agar dapat mencegah sebaran varian baru COVID-19 itu diperlukan kesadaran semua pihak hingga lapisan masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan.

“Saya minta kita semua tidak menganggap remeh COVID-19, jangan lengah untuk menerapkan protokol kesehatan,” pintanya. Lebih lanjut, Fransiskus mengatakan bahwa penyebaran COVID-19 di tanah air sangat berdampak terhadap aspek kehidupan masyarakat serta gerak roda pembangunan di berbagai bidang.

Hal itu sangat berdampak terhadap kehidupan, apalagi dari sisi anggaran pemerintah banyak sekali dilakukan pemotongan anggaran untuk penanganan COVID-19 termasuk di wilayah Kapuas Hulu.


varian baru COVID-19
HeloBorneo.com — Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan sudah menjalani vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penularan COVID-19. (Foto ANTARA/Timotius)

 

Cegah penyebaran varian baru COVID-19 jadi prioritas Kapuas Hulu

Dikatakan Fransiskus, salah satu prioritasnya yaitu mewaspadai penyebaran varian baru COVID-19 itu. “Salah satu prioritas Pemkab Kapuas Hulu saat ini penanganan COVID-19, yang perlu kita waspadai bersama yaitu hadirnya jenis virus baru yang lebih ganas,” jelasnya.

Saat ini Kapuas Hulu berstatus zona kuning terkait sebaran COVID-19. Bupati Kapuas Hulu itu menyebutkan bahwa Satuan tugas (Satgas) COVID-19 di Kapuas Hulu terus berupaya agar tidak ada klaster baru sebaran COVID-19, terlebih lagi penyebaran varian baru COVID-19.

Fransiskus tegas mengingatkan seluruh lapisan masyarakat agar terus menanggulangi sebaran COVID-19 bersama-sama pemerintah. Salah satunya dengan cara menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilisasi keluar.

Tak hanya itu, Fransiskus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi larangan mudik.

“Saya kembali mengingatkan kewaspadaan kita bersama dalam mencegah sebaran COVID-19, terutama mematuhi protokol kesehatan dan larangan mudik selama bulan Ramadhan dan lebaran mendatang, itu semua demi kebaikan dan keselamatan kita bersama,” tukasnya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares