23 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Dorong Pemulihan Ekonomi, Tjhai Chui Mie Serahkan Bantuan Pemkot Singkawang untuk PKL

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyerahkan secara simbolis bantuan Pemkot Singkawang berupa gerobak PKL untuk dorong pemulihan ekonomi.


dorong pemulihan ekonomi, singkawang
HeloBorneo.com – Wali Kota Singkawang menyerahkan gerobak kepada PKL yang akan berjualan di Pasar Hongkong, kota tersebut (Foto: Rudi/Antara)

NGABANG | Upaya dorong pemulihan ekonomi rakyat di Kabupaten Singkawang didorong lewat upaya nyata yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Singkawang.

Secara simbolis, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menjadi ujung tombak upaya dorong pemulihan ekonomi dengan menyerahkan bantuan gerobak kepada 14 pedagang kaki lima (PKL) di kota itu untuk membantu percepatan pemulihan ekonomi daerah di tengah pandemi COVID-19.

Sebagaimana dilansir dari Antara, Jumat (5/2/2021), Tjhai Chui Mie berharap bantuan gerobak itu bisa dipergunakan untuk kegiatan ekonomi rakyat.

“Ada sebanyak 14 gerobak yang diserahkan dan belasan PKL ini adalah yang biasa berjualan di sekitar Pasar Hongkong atau kawasan Kota Pusaka seperti Jalan Budi Utomo dan Setia Budi. Saya harapkan mereka yang berjualan bisa tertib, menjaga keamanan, kenyamanan dan kebersihan di tempat mereka berjualan,” ujar Tjhai Chui Mie di Singkawang, Kalbar.

Gerobak PKL untuk dorong pemulihan ekonomi, tapi ada syaratnya

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa selain untuk berjualan, warga juga harus menjaga gerobak itu agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kemudian, setelah para pedagang selesai berjualan, gerobak harus dibawa pulang. Tjhai Chui Mie mewanti-wanti agar jangan sampai gerobak di tinggalkan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat di pasar.

Selain itu, Wali Kota juga meminta agar tidak ada lagi penambahan gerobak baru di kawasan Kota Pusaka.

“Sesuai pendataan ada sebanyak 48 gerobak yang ada di sekitar kawasan Kota Pusaka. Jangan sampai ada tambahan gerobak lagi. Karena kita ingin mensinergikan program yang sudah kita bangun yaitu Kota Pusaka dan Pasar Hongkong,” ujarnya.

Apabila tidak sinergi, maka pembangunan tidak akan seimbang sehingga semua diharapkan harus rapih baik dari segi gerobak dan pasarnya.

Kepala Disperindagkop dan UKM Singkawang Muslimin mengatakan pada tahun 2020 Pemkot Singkawang memberikan bantuan gerobak sebanyak 14 unit kepada PKL. Sedangkan di tahun 2021 akan ada sebanyak 18 gerobak lagi.

Mudah-mudahan pada APBD Perubahan 2021 akan diupayakan lagi bantuan gerobak sehingga totalnya mencukupi sebanyak 48 unit untuk PKL yang berjualan di kawasan Kota Pusaka seperti Jalan Budi Utomo dan Setia Budi.

Muslimin berharap setelah gerobak ini dihibahkan, PKL yang menerima bisa merawat dan setelah berjualan gerobak harus dibawa pulang atau ditempatkan sesuai dengan yang semestinya sehingga tidak mengganggu jalan dan aktivitas masyarakat di pasar.

“Aturan ini sudah kita sepakati dengan pedagang,” ungkapnya.

Muslimin mengungkapkan, untuk satu gerobak biaya pembuatannya telah menghabiskan anggaran sebesar Rp12-13 juta.

Pedagang ucapkan terima kasih

Salah satu PKL yang mendapatkan bantuan Effendy sangat berterima kasih kepada Pemkot Singkawang yang sudah memberikan bantuan gerobak.

“Mudah-mudahan dengan gerobak yang baru diikuti dengan pendapatan yang semakin meningkat,” katanya.

Effendy mengaku sudah 11 tahun berjualan makanan di Pasar Hongkong. “Mudah-mudahan bantuan yang diberikan bukan yang pertama dan yang terakhir,” ujarnya. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •