13 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Dorong 12 Desa Tertinggal jadi Desa Berkembang, Pemprov Kalbar Andalkan BUMDes

Pemerintah Provinsi Kalbar mengupayakan agar 12 desa tertinggal dapat menjadi desa berkembang. Guna mewujudkan hal itu, pemprov mendorong desa untuk menggerakkan BUMDes di wilayahnya.

_____________________________________________

desa tertinggal, desa berkembang, BUMDes, Kalbar
Pemerintah Provinsi Kalbar mengupayakan agar 12 desa tertinggal dapat menjadi desa berkembang, salah satu caranya yaitu melalui pemberdayaan BUMDes di wilayahnya. | HeloBorneo.com –Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri (Foto: Antara)

 

PONTIANAK | 12 desa tertinggal di Provinsi Kalbar didorong agar dapat segera meningkatkan status menjadi lebih baik lagi, setidaknya menjadi desa berkembang.

Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri.¬† “Kami berharap 12 desa yang tertinggal untuk segera mewujudkan desa mandiri, minimal menjadi desa berkembang,” kata Leysandri di Pontianak, Kamis (4/3/2021) sebagaimana dilansir dari Antara.

Guna mewujudkan hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat mengatakan bahwa pihak pemprov mengandalkan BUMDes yang ada di masing-masing desa tersebut.

Menggerakkan BUMDes demi mengangkat status Desa Tertinggal menjadi Desa Berkembang

Leysandri menyebutkan, bahwa desa tidak boleh hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah, tapi juga harus mampu mencari penghasilan dari sumber lain.

Terkait dengan memperoleh penghasilan dari sumber lain, Leysandri¬† mengatakan dengan cara menggerakkan BUMDes yang ada, dengan memanfaatkan potensi anak-anak muda desa. “Banyak anak-anak desa yang sekarang kuliah di luar. Mereka bisa dilibatkan untuk mengelola BUMDes mereka sendiri,” ujar Leysandri.

Selain itu, Sekda Kalbar juga menyarankan agar Kades dan BPD harus mampu bekerja sama dalam memajukan desa. “Kades dan BPD harus kompak dan diskusi desa juga harus dilakukan. Jangan sampai BPD hanya mencari kelemahan Kades dan Kades jangan bekerja sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan sebanyak 329 desa yang sudah mampu berkembang menjadi desa mandiri nantinya akan mendapatkan penghargaan dari Gubernur Kalbar. Penghargaan ini sebagai pemicu untuk dapat memberikan akselerasi kegiatan pembangunan desa di provinsi tersebut.

“Sesuai dengan pencapaian yang ada, dari 329 desa yang sudah berkembang di Kalbar akan mendapatkan penghargaan dari pak Gubernur, sehingga ini diharapkan bisa memotivasi desa lainnya,” tukasnya. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares