21 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Soal Data Korban Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh Asal Kalbar, Ini Permintaan Sutarmidji

data korban sriwijaya air sj 182 jatuh asal kalbar
HeloBorneo.com – Gubernur Kalbar, Sutarmidji melakukan peninjauan ke Crisis Center Sriwijaya Air SJ-182 di Aula Angkasapura II Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalbar. (Foto: Slamet Ardiansyah/Antara)

PONTIANAK | Sutarmidji memiliki permintaan terkait data korban Sriwijaya Air SJ 182 jatuh asal Kalbar. Gubernur Kalbar Sutarmidji minta agar pihak maskapai Sriwijaya Air agar secepatnya menyampaikan data tersebut.

Sutarmidji menyampaikan agar pihak maskapai secepatkan menyampaikan berapa jumlah penumpang pesawat Sriwijaya SJ-182 yang berasal dari Kalbar.

Permintaan tersebut disampaikan Sutarmidji usai meninjau Crisis Center Sriwijaya Air SJ-182 di Aula Angkasapura II Bandara Internasional Supadio, Selasa (12/1/2021) malam.

“Tadi saya telah meminta pihak Sriwijaya Air agar segera menyampaikan jumlah penumpang yang menjadi korban itu, mulai dari berapa orang dari Pontianak, Ketapang, Mempawah, Sintang dan sebagainya, sehingga setelah akan diserahkan ke pihak keluarga korban dapat langsung di kirim ke asal daerahnya masing-masing,” ujar Sutarmidji sebagaimana dilansir dari Antara.


data korban Sriwijaya Air SJ 182
HeloBorneo.com – Suasana Posko Crisis Center Sriwijaya Air SJ 182, Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang. Banten, Sabtu, 9 Januari 2021. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

 

Minta data korban Sriwijaya Air SJ 182 jatuh disertai keterangan

Tidak hanya itu, penyampaian data tersebut juga harus disertai dengan keterangan asal para korban tersebut.

Selain menyampaikan permintaan data korban Sriwijaya Air SJ 182 jatuh asal Kalbar kepada pihak maskapai, Sutarmidji juga akan memerintahkan agar para bupati serta wali kota tempat asal para korban itu dapat mempersiapkan segalanya.

“Jadi jenazah korban ini bisa langsung dibawa dan dimakamkan sesuai kemauan keluarga korban dan tempat asalnya, juga menyiapkan mobil ambulans dan pemakaman itu harus disiapkan secara benar,” ujarnya.

Hal itu perlu dilakukan, menurut Sutarmidji, agar pihak keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182 jatuh yang sedang berduka tidak dibebani apa-apa lagi. “Saya maunya keluarga korban tidak lagi memikirkan hal ini dan itu lagi,” katanya.

Ia menambahkan sampai saat ini pihak Sriwijaya belum memiliki data seperti yang ia minta. “Seharusnya data itu sudah ada. Jika memang mau melakukan penanganan yang benar itu seharusnya data tersebut sudah ada,” katanya. (sumber: Antara) (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  • 13
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    13
    Shares