25 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Bangun Perbatasan RI-Malaysia, PLN Aliri Listrik 8 Desa di Kapuas Hulu

PLN aliri listrik 8 desa di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, sebagai bagian dari upaya bangun perbatasan di wilayah NKRI, yang terus didorong untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat di daerah 3T, tertinggal, terdepan, terluar di Indonesia.

_____________________________________________

bangunan perbatasan, PLN aliri listrik 8 desa
PLN aliri listrik 8 desa di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, sebagai bagian dari upaya bangun perbatasan di wilayah NKRI. | HeloBorneo.com — PLN aliri Listrik 8 Desa di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar yang merupakan daerah perbatasan Indonesia-Malaysia. (Foto: Humas PLN)

 

PUTUSSIBAU | Jelang akhir pekan, Jumat (19/3/2021) lalu menjadi hari yang berbahagia bagi ribuan warga di daerah perbatasan Badau dan Entikong.

Pasalnya, rasa bahagia dan penuh sukacita itu tampak kala PLN secara serentak melakukan penyalaan listrik di 8 desa yang terletak di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Sebagaimana rilis yang diterima HeloBorneo.co, Minggu (21/3/2021), kegiatan penyalaan secara simbolis oleh PLN ini bertempat di Desa Kumang Jaya, Kecamatan Empanang Kabupaten Kapuas Hulu pada Jum’at (19/3).

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, bersama General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo, dan Ketua DPRD Kapuas Hulu, Kuswandi hadir untuk bersama-sama mengikuti prosesi penyalaan listrik secara serentak oleh PLN itu.

Bangun perbatasan, dapat apresiasi masyarakat

Sebagai perwakilan masyarakat, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mengapresiasi yang sebesar-besarnya atas langkah PLN dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, khususnya untuk masyarakat di perbatasan.

Dalam  sambutannya, Fransiscus Diaan memberikan apresiasinya terhadap upaya PLN aliri listrik di 8 desa di wilayahnya sebagai upaya bangun perbatasan.

“Atas nama Bupati Kapuas Hulu, saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PLN serta seluruh pihak sehingga proyek listrik pedesaaan ini dapat diselesaikan. Saya juga berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat instalasi listrik yang ada, karena PLN tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keandalan pasokan listrik,” ujarnya.

Dikatakannya, listrik menjadi kebutuhan primer masyarakat saat ini. Listrik juga memiliki peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian.

Dengan adanya listrik yang masuk ke desa-desa tentunya akan mengubah tatanan kehidupan masyarakat. Listrik tidak hanya dapat memberikan penerangan saja namun listrik juga dapat meningkatkan sumber daya manusia di desa tersebut.

Upaya PLN aliri listrik 8 desa

Upaya PLN aliri listrik 8 desa tersebut dilakukan dengan melaksanakan pembangunan perluasan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 82,55 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 28,71 kms, dan 21 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 1.125 kVA.


bangunan perbatasan, PLN aliri listrik 8 desa
HeloBorneo.com — PLN

 

Terkait pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut, PLN Kalbar telah menggelontorkan anggaran investasi sebesar 23 milyar lebih.

Menurut General Manager PLN Kalbar, Ari Danartomo, upaya ini merupakan komitmen perseroan untuk memberikan layanan listrik terbaik kepada masyarakat hingga ke garda terdepan. Pihaknya berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan.

“Hadirnya listrik diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah 3T,” pungkas Ari.

Sementara itu menurut Sekretaris Komisi VII DPR RI, Maman Abdurrahman, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kapuas Hulu, Kuswandi, listrik merupakan dambaan seluruh masyarakat, terutama yang berada di pelosok desa. Ia berharap program listrik desa dapat menyentuh seluruh desa yang ada di Kalimantan Barat.

“Kami terus berupaya mendorong dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan PLN Kalbar dalam menyelesaikan segala persoalan kelistrikan di Kalimantan Barat,” imbuh Maman.

Selanjutnya, atas nama Pimpinan DPRD Kapuas Hulu, Kuswandi mengucapkan selamat kepada seluruh warga desa yang dapat segera menikmati listrik dari PLN. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares