25 September, 2021

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Penegakan 4 Pilar Kebangsaan, Adrianus Asia Sidot: Jangan Hanya Konsep, Tetapi Harus Dipraktikkan

Adrianus Asia Sidot mengatakan bahwa penegakan 4 Pilar Kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI jangan hanya sekedar konsep, tapi harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

_____________________________________________

4 pilar kebangsaan, adrianus asia sidot
HeloBorneo.com — Adrianus Asia Sidot melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Sanggau, 19/2/2021. (ist)

 

SANGGAU | Politisi Partai Golkar dari Dapil Kalbar ini mengatakan bahwa 4 Pilar Kebangsaan harus terus disosialisasikan. Pasalnya, masih ada kasus intoleransi dan kelompok radikal yang ingin memisahkan diri dari Negara Republik Republik Indonesia.

Selain itu, masih ada juga yang ingin mencoba mengganti Pancasila dengan dasar negara yang lain. Tentu hal ini perlu dicegah sejak sejak dini.

Untuk itu, memasuki masa Reses Persidangan III Tahun Sidang 2021-2022, Adrianus Asia Sidot melakukan kunjungan perorangan dan melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang pertama ke Desa Dusun Nyandang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau Rabu, (19/2/2021).

Acara tatap muka dengan masyarakat Desa Dusun Nyandang diselenggarakan di Aula Kantor Dusun Nyandang, Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Dalam sosialisasi 4 Pilar tersebut, Asia Sidot menilai, jika salah satu atau lebih dari 4 Pilar Kebangsaan sebagai penyangga kedaulatan Negara Republik Indonesia lemah, maka negara bisa terancam runtuh. Ia mengibaratkan 4 tiang penyangga bangunan rumah harus dijaga kekuatannya agar bangunan rumah tidak gampang roboh.

“Empat Pilar Kebangsaan harus terus disosialisasikan kepada setiap elemen masyarakat dan kepada generasi penerus bangsa. Ha ini agar pemahaman soal nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme terus mendarah daging dalam diri anak bangsa,” ujar anggota Komisi X DPR RI ini.

Selain itu, lanjutnya, hal yang menjadi tugas berat kita adalah bagaimana menjaga soliditas dan persatuan dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Sehingga, tambahnya, poin penting yang menjadi refleksi bersama adalah bagaimana 4 Pilar kebangsaan diinternalisasikan dalam praktek hidup masyarakat berbangsa dan bernegara.

“Jadi yang saya tekankan adalah sosialisasi 4 Pilar digembleng dengan praktik hidup kita di kehidupan bermasyarakat. Tidak hanya pada tataran konsep, namun juga lebih kepada praktik hidup sehari-hari,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, selain perwakilan masyarakat Dusun Ngandong, hadir juga beberapa perangkat desa maupun kecamatan.

Selain sosialisasi 4 Pilar acara ini juga dimanfaatkan Adrianus Asia Sidot untuk menyerap masukan maupun persoalan yang terjadi di masyarakat saat ini. Termasuk juga sosialisasi untuk menyukseskan berbagai program pemerintah terutama terkait dengan penanggulangan Pandemi Covid-19.

Program terebut diantaranya yaitu penerapan protokol kesehatan dan program nasional vaksinasi Covid-19. Dia berharap kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam upaya menekan lonjakan kasus covid-19 dengan mempertegas protokol kesehatan.

“Tanpa persatuan yang kukuh, kita akan gampang dipecah belah pihak-pihak yang ingin menguasai NKRI,” tegas Adrianus Asia Sidot dengan membagikan beberapa buku yang berisi materi 4 Pilar Kebangsaan kepada seluruh peserta yang hadir. (*) [HeloBorneo.com]

Bagi artikel ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share