27 November, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Sutarmidji Dorong Masyarakat Kalbar Patuhi Prokes dan 3M Guna Putus Rantai Penyebaran COVID-19

2 min read
Gubernur Kalbar Sutarmidji (Foto: Humas Pemprov Kalbar)

PONTIANAK | Sutarmidji mendorong masyarakat Kalimantan Barat selalu mematuhi protokol kesehatan dan selalau menerapkan 3M di masa pandemi corona ini.

Gubernur Kalimantan Barat ini mengatakan hal itu agar dapat segera memutus rantai penyebaran COVID-19. Dirinya mengimbau masyarakat menerapkan pola kebiasaan baru dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Terutama terkait soal kebersihan dan kesehatan.

“Selalu tetap disiplin pada protokol kesehatan. Selalu terapkan 3M. Memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan. Mencuci tangan pakai sabun,” demikian ungkapnya.  Ujaran tersebut dikemukakan saat dirinya hadir pada acara pencanangan satuan tugas desa menangkal virus COVID-19, bertempat di Aula Kantor Desa Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (02/11/2020).

Tema yang diangkat dalam acara itu juga berkaitan dengan Hari Pahlawan yang akan dirayakan sebentar lagi, yaitu “Pahlawan Di Era Milenial adalah Pahlawan Yang Memutus Mata Rantai Covid-19″ .

Sutarmidji menjelaskan bahwa angka pasien COVID-19 mengalami peningkatan sangat drastis dalam waktu empat bulan. Tak hanya itu, angka kasus kematian pasien akibat virus corona itu juga mengalami peningkatan. Dirinya pun mengatakan bahwa dalam kurun waktu ke depan akan semakin berat.

“Semakin ke depan semakin berat kasusnya. Dalam lima bulan terakhir kasus kematian cuma 4 kasus, tapi sekarang angka kasus kematian meningkat menjadi 21 kasus. Sedangkan yang terpapar meningkat dari 500 kurang lebih sampai 1.600 kasus. Tapi angka kematian 3 kali meningkat itu yang harus ditangani,” jelasnya.

Kondisi ini ditengarai terjadi akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Mantan Wali Kota Pontianak ini pun mengharapkan satgas COVID-19 di desa menjadi ujung tombak dalam memutus rantai penyebaran COVID-19.

Sutarmidji meminta agar satgas proaktif peduli dan membantu warga terdampak COVID-19.

“Membantu masyarakat dan mengabdikan diri dalam lingkungan baik dalam mitigasi bencana maupun berpartisipasi dalam upaya pengendalian Covid-19. Pencanangan Satgas Desa sampai ke Rukun Tetangga bagus. Tapi RT nya harus tegas. Kalau ada satu warganya yang positif, langsung liat kondisi rumahnya. Jika tidak memungkinkan isolasi di rumahnya, bawa ke tempat yang telah disiapkan pemerintah. Klaster keluarga sekarang lebih banyak,” ujarnya. (*) [HeloBorneo.com]

 

Bagi artikel ini
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share