Tue. Jul 14th, 2020

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Jepang Terapkan Kebijakan Dasar Guna Mencegah Penyebaran Virus Corona

2 min read
Mencegah Penyebaran Virus Corona
HeloBorneo.com – Penumpang menunggu pemeriksaan termografi di Bandara Internasional Kansai Jepang. (Foto: asia.nikkei.com/Toshiki Sasazu)

TOKYO | Jepang mulai mengadopsi kebijakan dasar untuk mencegah penyebaran virus Corona menjadi lebih luas lagi. Kebijakan ini akan mempengaruhi sistem kesehatan di negeri itu. Otoritas Jepang juga menyerukan penggunaan rumah sakit yang lebih efisien untuk merawat orang yang terinfeksi virus Corona dengan gejala serius.

Dilansir dari Mainichi, Selasa (25/2/2020), Pemerintah Jepang menyarankan warganya untuk tinggal di rumah jika infeksi menyebar lebih luas.

Jepang mengalihkan fokusnya untuk mencegah lonjakan infeksi yang mengakibatkan kematian akibat virus Corona. Langkah mencegah penyebaran virus Corona ini diambil menyusul peningkatan bertahap terkait kasus-kasus virus itu. Diketahui terjadi pengingkatan kasus virus Corona yang telah dikonfirmasi di berbagai bagian negara Jepang. Kasus-kasus ini selain ratusan yang dikarantina di kapal pesiar Diamond Princess.

Belum Melihat Potensi Epidemi skala Besar

Pemerintah menyatakan ada kelompok kecil atau “kelompok” infeksi tetapi Jepang belum melihat epidemi skala besar.

“Sangat penting untuk memperlambat laju peningkatan jumlah orang yang terinfeksi. Jika kita ingin mengatasi epidemi di negara ini,” sebagaimana tersebut dalam kebijakan dasar itu.

Panel pakar kesehatan pemerintah Jepang mengatakan satu atau dua minggu ke depan akan menjadi periode “kritis”. Periode itu menentukan apakah virus akan menyebar lebih lanjut atau tidak.

Jepang telah mengkonfirmasi lebih dari 850 infeksi. Sebagian besar dari angka tersebut merujuk dari kapal pesiar Diamond Princess, yang merapat di Yokohama.

Jalur Penularan Infeksi Masih Gelap

Walau sudah muncul ratusan kasus infeksi virus, namun sayangnya rute infeksi tetap tidak diketahui. Ini telah meningkatkan kewaspadaan antara otoritas kesehatan dan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Terlebih, setelah anak-anak usia sekolah telah dites positif terkena virus.

Jika peningkatan infeksi lebih lanjut dapat dicegah atau ditunda, ini akan memberi penyedia layanan kesehatan lebih banyak waktu. Menurut para ahli, ini penting untuk melakukan persiapan yang diperlukan guna merawat pasien yang terinfeksi.

Pemerintah Jepang juga telah mendorong kebijakan tersebut untuk diadopsi, melalui pertemuan gugus tugas tentang virus Corona. Berdasarkan kebijakan ini, rumah sakit non spesialisasi penyakit menular akan diizinkan untuk menerima pasien terduga memiliki virus di daerah yang terdapat lonjakan kasus infeksi. (*) [HeloBorneo.com


#coronarovirus #coronavirus #viruscorona #VirusChina #2019nCoV #CoronaOutbreak #corona #virus #viruskorona #COVID19

 

Suka artikel ini? Silakan bagikan melalui media sosial anda: