27 January, 2023

HeloBorneo.com

Kabar dari Tanah Borneo

Buka Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajank, Jokowi Harap Keberagaman Jadi Kekuatan

Acara Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajank resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Dia pun mengharapkan keberagaman menjadi perekat persatuan yang menguatkan bangsa ini.

_______________________________________

Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajank
Acara Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajank resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Dia pun mengharapkan keberagaman menjadi perekat persatuan yang menguatkan bangsa ini. | HeloBorneo.com — Jokowi menyapa masyarakat dayak Kalbar saat meresmikan pembukaan acara Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajank. (Foto: Pemprov Kalbar)

 

PONTIANAK | Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dengan didampingi Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., bersama serangkaian Forkopimda Kalbar dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Prov Kalbar), dr. Harisson, M.Kes., Wali Kota Pontianak, Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T., tiba di Rumah Radank Pontianak untuk meresmikan pembukaan Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajank (TBBR), Selasa (29/11/2022).

Sebelum membuka acara, Presiden RI meluangkan waktunya dengan menyapa masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Antusias masyarakat pada kegiatan ini tampak pada keramaian masyarakat yang hadir.

Jokowi Apresiasi Pemprov Kalbar Mendukung Acara Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajank

Dalam kesempatan ini, Presiden mengungkapkan rasa gembiranya karena dapat hadir kembali di Provinsi Kalbar dalam membuka peresmian Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajank ini dan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kalimantan, yang turut mendukung rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Saya sampaikan rasa terima kasih setinggi-tingginya dan penghargaan atas dukungan yang diberikan masyarakat Kalimantan, utamanya dari Suku Dayak terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan,” ucap H. Joko Widodo.

Presiden menyampaikan Bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang memiliki berbagai macam suku dan budaya.

“Keberagaman kita sangat banyak dan berbeda-beda ada 714 suku. Artinya negara kita ini negara yang sangat besar sekali,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Presiden berpesan kepada para pemimpin dimasa mendatang untuk menjaga keberagaman budaya dan suku yang menjadi kekayaan negara serta menjadi prinsip bagi seorang pemimpin.

“Perbedaan adalah sebuah kekuatan bukan kelemahan sehingga perbedaan bukan memecah belah tetapi menguatkan,” tutupnya.

Setelah membuka kegiatan Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajank, Presiden melanjutkan kunjungan kerjanya ke Pasar Kemuning Kota Baru Pontianak dan kembali ke VIP Pemda Supadio untuk melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. (*[HeloBorneo.com]



Bagi artikel ini