HeloBorneo.com, Palangka Raya – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) semakin gencar melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan menyiapkan 31 ton garam (NaCl) untuk memicu hujan. Langkah ini diambil demi menekan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPB-PK Kalteng Ahmad Toyib mengatakan 31 ton bahan semai berupa garam (NaCl) telah disiapkan. Menurutnya, OMC adalah salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan peluang hujan di wilayah yang berpotensi terdampak karhutla.
"Bahan semai yang disiapkan sebanyak 31 ton garam atau NaCl," kata Ahmad Toyib, Selasa (4/8/2026).
Tak hanya bahan semai, BNPB juga memperkuat dukungan armada pesawat untuk OMC. Pangkalan operasi diperluas dengan menempatkan tambahan pesawat di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Penempatan armada tersebut diharapkan membuat pelaksanaan OMC lebih efektif. Ini bertujuan menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan tambahan curah hujan.
Operasi bahkan dapat dilakukan hingga malam hari. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Jika BMKG mendeteksi adanya pertumbuhan awan yang memenuhi syarat untuk dilakukan penyemaian, penerbangan dapat dilaksanakan guna memaksimalkan potensi terbentuknya hujan," ujarnya.
Diketahui, pada tahap pertama yang berlangsung pada 16-30 Juni 2026, pelaksanaan OMC di Kalteng telah mencapai 31 sorti penerbangan. Total waktu terbangnya selama 63 jam 18 menit.
Dalam operasi tersebut, sebanyak 31.000 kilogram atau 31 ton bahan semai NaCl telah digunakan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi penanganan karhutla. Terutama untuk membantu membasahi wilayah rawan kebakaran, mempercepat pemadaman titik api, serta menjaga kelembapan lahan gambut.
BNPB berharap pelaksanaan OMC dapat meningkatkan peluang hujan di wilayah terdampak. Curah hujan yang dihasilkan diharapkan mampu membantu mendinginkan lahan gambut dan menekan kemungkinan api kembali meluas.
"Dengan tambahan armada dan dukungan bahan semai yang tersedia, penguatan operasi modifikasi cuaca di Kalteng diharapkan mampu menjadi salah satu upaya penting dalam menghadapi ancaman karhutla yang masih membayangi sejumlah wilayah," pungkasnya.